Kebutuhan Dasar Ibu Masa Nifas
A. NUTRISI DAN CAIRAN
1. NUTRISI
Nutrisi yang di konsumsi
harus bermutu tinggi, bergizi dan cukup kalori. Kalori bagus untuk proses
metabolisms tubuh, kerja organ tubuh, proses pembentukan ASI. Wanita dewasa
memerlukan 2.200 k kalori. Ibu menyusui memerlukan kalori yang sama dengan
wanita dewasa + 700 k. kalori pada 6 bulan pertama kemudian + 500 k. kalori
bulan selanjutnya.
2. GIZI IBU MENYUSUI
- Mengkonsumsi tambahan
500 kalori tiap hari
- Makan diet berimbang
untuk mendapatkan protein, mineral, dan vitamin yang cukup.
- Minum sedikitnya 3
liter setiaphari (anjurkan ibu untuk minum setiap kali menyusui)
- Pil zat besi harus
diminum untuk menambah zat gizi setidaknya selama 40 hari pasca bersalin.
- Minum Vitamin A (200.000
unit) agar bisa memberikan Vitamin A kepada bayinya melalui ASInya.
Sesudah satu bulan pasca
persalinan, makanlah makanan yang mengandung kalori cukup banyak untuk
mempertahankan berat badan si ibu.
Jika ibu ingin menyusui
bayi kembar dua, kembar tiga atau bayi baru lahir beserta dengan kakaknya yang
balita ibu meembutuhkan kalori Iebih banyak dari pada ibu menyusui satu bayi
saja. Jika ibu ingin menurunkan berat badan batasi besarnya penurunan tersebut
sampai setengah kilogram perminggu. Pastikan diet ibu mengandung 1500 kalori
dan hidrusi diet cairan atau obat-obatan pengurus badan.
Penurunan berat badan
lebih dari setengah kilogram perminggu dan pembatasan kalori yang terlalu ketat
akan rnengganggu gizi dan kesehatan ibu serta dapat membuat ibu memproduksi ASI
lcbih lanjut.
3. KARBOHIDRAT
Makanan yang dikonsumsi
dianjurkan mengandung 50-60% karbohidrat. Laktosa (gula susu) adalah bentuk
utama dari karbohidrat yang ada dalam jumlah lebih besar dibandingkan dalam
susu sapi. Laktosa membantu bayi menyerap kalsium dan mudah di metabolisme
menjadi dua gula sederhana (galaktosa dan glukosa) yang dibutuhkan untuk
pertumbuhan otak yang cepat yang terjadi selama masa bayi.
4. LEMAK
Lemak 25-35% dari total
makanan. Lemak menghasilkan kira-kira setengah kalori yang diproduksi oleh air
susu ibu.
5. PROTEIN
Jumlah kelebihan protein
yang diperlukan oleh ibu pada masa nifas adalah sekitar 10-15%. Protein utama
dalam air susu ibu adalah whey. Mudah dicerna whey menjadi kepala susu yang
lembut yang memudahkan penyerapan nutrient kedalam aliran darah bayi. Sumber
karbohidrat yaitu :
- Nabati :tahu, tempe
dan kacang – kacangan
- Hewani : daging, ikan,
telur, hati, otak, usus, limfa, udang, kepiting
6. VITAMIN DAN
MINERAL
Kegunaan vitamin dan
mineral adalah untuk melancarkan metabolisme tubuh. Beberapa vitamin dan
mineral yang ada pada air susu ibu perlu mendapat perhatian khusus karena
jumlahnya kurang mencukupi, tidak mampu memenuhi kebutuhan bayi sewaktu bayi
bertumbuh dan berkembang.
Vitamin dan mineral yang
paling mudah menurun kandungannya dalam makanan adalah Vit B6, tiamin,
As.folat, kalsium, seng, dan magnesium. Kadar Vit B6, tiamin dan As.folat dalam
air susu langsung berkaitan dengan diet atau asupan suplemen yang dikonsumsi ibu.
Asupan vitamin yang tidak memadai akan mengurangi cadangan dalam tubuh ibu dan
mempengaruhi kesehatan ibu maupun bayi.
ü Sumber vitamin : hewani
dan nabati
ü Sumber mineral : ikan,
daging banyak mengandung kalsium, fosfor, zat besi, seng dan yodium.
7. CAIRAN
Fungsi cairan sebagai
pelarut zat gizi dalam proses metabolisme tubuh. Minumlah cairan cukup untuk
membuat tubuh ibu tidak dehidrasi.
ü Asupan tablet tambah darah
dan zat besi diberikan seta= 40 hari
post partum
ü Miuman kapsul Vit A
(200.000 unit)
AMBULASI PADA MASA NIFAS
Persalinan merupakan proses yang melelahkan, itulah mengapa Ibu disarankan
tidak langsung turun ranjang setelah melahirkan karena dapat menyebabkan jatuh
pingsan akibat sirkulasi darah yang belum berjalan baik. Ibu harus cukup beristirahat,
dimana Ibu harus tidur terlentang selama 8 jam post partum untuk mencegah
perdarahan post partum. Setelah itu, mobilisasi perlu dilakukan agar tidak
tcrjadi pembengkakan akibat tersumbatnya pembuluh darah Ibu. Pada persalinan
normal, jika gerakannya tidak terhalang oleh pemasangan infuse atau kateter dan
tanda-tanda vitalnya juga memuaskan, biasanya Ibu diperbolehkan untuk mandi dan
pergi kc wc dcngan dibantu, satu atau dua jam setelah melahirkan secara normal.
Sebelum waktu ini, Ibu diminta untuk melakukan latihan menarik nafas yang dalam
serta latihan tungkai yang sederhana dan harus duduk serta mcngayunkan
tungkainya dari tepi ranjang. Pasien Sectio Caesarea biasanya mulai ‘ambulasi’
24-36 jam sesudah melahirkan. Jika Pasien menjalani analgesia epidural,
pemuiihan sensibilitas yang total harus dilakukan dahulu sebelum ambulasi
dimulai. Setelah itu Ibu bisa pergi ke kamar mandi. Dengan begitu sirkulasi
darah di dalam tubuh akan berjalan dengan baik. Gangguan yang tidak diinginkan
pun bisa dihindari.
Mobilisasi hendaknya dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan gerakan
miring ke kanan dan ke kiri. Pada hari kedua Ibu telah dapat duduk, lalu pada
hari ketiga Ibu telah dapat menggerakkan kaki yakni dengan jalan-jalan. Hari
keempat dan kelima, Ibu boleh pulang. Mobilisasi ini tidak mutlak, bervariasi
tergantung pada adanya komplikasi persalinan, nifas dan sembuhnya luka. Terkait
dengan mobilisasi, Ibu sebaiknya mencermati faktor-faktor berikut ini:
v Mobiliasi jangan dilakukan
terlalu cepat sebab bisa menyebabkan Ibu terjatuh. Khususnya jika kondisi Ibu
masih lemah atau memiliki penyakit jantung. Meski begitu, mobilisasi yang
terlambat dilakukan juga sama buruknya, karena bisa menyebabkan gangguan fungsi
organ tubuh, aliran darah tersumbat, teranggunya fungsi otot dan lain-lain.
v Yakinlah Ibu bisa
melakukan gerakan-gerakan di atas secara bertahap.
v Kondisi tubuh akan cepat
pulih jika Ibu melakukan mobilisasi dengan benar dan tepat. Tidak Cuma itu,
sistem sirkulasi di dalam tubuh pun bisa bcrfungsi normal
kembali akibat mobilisasi. Bahkan penelitian menyebutkan early
ambulation (gerakan sesegera mungkin) bisa mencegah aliran darah
terhambat. Hambatan aliran darah bisa menyebabkan terjadinya trombosis vena
dalam atau DVT (Deep Vein Thrombosis) dan bisa menyebabkan
infeksi.
v Jangan melakukan moblisasi
secara berlebihan karena bisa membebani jantung.
Latihan postnatal dilakukan seperti
diuraikan dalam gambar 20.2. biasanya latihan dimulai pada hari pertama dan
dilakukan sehari sekali dengan pengawasan Bidan. Pada beberapa Rumah Sakit,
fisioterapis menyelenggarakan kelas-kelas latihan postnatal pada hari-hari
tertentu setiap minggu.
Tujuan latihan dijelaskan pada lbu sehingga la menyadari pentingnya
meluangkan waktu untuk mengikuti latihan ketika di Rumah Sakit dan akan
melanjutkannya setelah di rumah nanti. Latihan membantu menguatkan
otot-otot perut dan dengan demikian menghasilkan bentuk tubuh yang baik,
mengencangkan dasar panggul sehingga mencegah atau memperbaiki stres
inkontinensia, dan membantu memperbaiki sirkulasi darah di seluruh tubuh.
KEBUTUIIAN DASAR IBU
MASA NIFAS
KEBERSIIIAN DIRI / PERINEUM
KEBERSIIIAN DIRI / PERINEUM
C. LANGKAH MENJAGA
KEBERSIHAN VAGINA
Berikut mengenai cara membersihkan vagina yang benar :
(1) Siram mulut vagina hingga bersih
dengan air setiap kali habis BAK dan BAB. Air yang digunakan tak perlu matang
asalkan bersih. Basuh dari arah depan ke belakang hingga tidak ada sisa-sisa
kotoran yang menempel di sekitar vagina baik itu dari air seni maupun feses
yang mengandung kuman dan bisa menimbulkan infeksi pada luka jahitan.
(2) Vagina boleh dicuci menggunakan sabun
maupun cairan antiseptik karena dapat berfungsi sebagai penghilang kuman. Yang
penting jangan takut memegang daerah tersebut dengan saksama.
(3) Bila ibu benar-benar takut menyentuh
luka jahilan, upaya menjaga kebersihan vagina dapat dilakukan dengan cara duduk
berendam dalam cairan antiseptik selama 10 menit. Lakukan setelah BAK atau BAB.
(4) Yang kadang terlupakan, setelah vagina
dibersihkan, pembalutnya tidak diganti. Bila
seperti itu caranya maka akan percuma saja. Bukankah pembalut tersebut sudah
dinodai darah dan kotoran? Berarti bila pembalut tidak diganti, maka vagina
akan tetap lembap dan kotor.
(5) Setelah dibasuh,
keringkan perineum dengan handuk lembut, lalu kenakan pembalut baru. Ingat
pembalut mesti diganti setiap habis BAK atau BAB atau minimal 3 jam sekali atau
bila sudah dirasa tak nyaman.
(6) Setelah semua
langkah tadi dilakukan, perineum dapat diolesi salep antibiotik yang dircsepkan
oleh dokter.
KEBUTUHAN DASAR MASA
NIFAS
(ISTIRAHAT)
ISTIRAHAT MALAM
Selama satu atau dua malam yang pertama, ibu yang baru mungkin memerlukan
obat tidur yang ringan. Biasanya dokter akan memberikannya jika benar-benar
diperlukan. Kerapkali tubuhnya sendiri yang mengambil alih fungsi obat tidur ini
dan ia benar-banar tidur lelap sehingga pemeriksaan tanda-tanda vital serta
fundus uteri hanya sedikit mengganggunya. Sebagian ibu menemukan bahwa
lingkungan yang asing baginya telah mengalihkan perhatiannya dan sebagian
lainnya merasa terganggu oleh luka bekas episiotomi sehingga semua ini akan
menghalangi tidurnya ketika pengaruh pembiusan sudah hilang. Rasa nyeri atau
tcrganggu selalu memerlukan pemeriksaan dan analgesik dapat diberikan sebelum
pasien menggunakan obat tidur.
Setelah hari kedua postnatal ,pemberian
obat tidur pada malam hari biasanya sudah tidak dibutuhkan lagi dan tidak
dianjurkan jika ibu ingin menyusui bayinya pada malam hari. ibu harus dibantu
agar dapat beristirahat lebih dingin dan tidak diganggu tanpa alasan. Hal-hal
kecil yang menarik perhatiannya seperti suara pintu yang berderik atau bunyi
tetesan air dari keran harus dilaporkan pada siang harinya sehingga dapat di
atasi sebelum suara-suara tersebut mengganggu tidur ibu.
Ibu yang baru yang tidak dapat tidur harus
diobservasi dengan ketat dan semua keadaan yang di temukan harus dilaporkan
pada dokter. Insommia merupakan salah satu tanda peringatan untuk psikosis
nifas.
TIDUR
Masa nifas berkaitan dengan gangguan pola tidur,
terutama segera setelah melahirkan. 3 hari pertama dapat merupakan hari yang
sulit bagi ibu akibat penumpukan kelelahan karena persalinan dan kesulitan
beristirahat karena perineum. Nyeri perineum pasca partus berkolerasi erat
dengan durasi kala II persalinan. Rasa tidak nyaman di kandung kemih, dan
perineum, serta gangguan bayi, semuanya dapat menyebabkan kesulitan tidur, yang
dapat mempengaruhi daya ingat dan kemampuan psikomotor. Secara eoritis pola
tidur kembali mendekati normal dalam 2 / 3 minggu setelah persalinan, tetapi
ibu yang menyusui mengalami gangguan pola tidur yang lebih besar.
Yang sangat di idamkan ibu baru adalah tidur dia tidur lebih banyak
istirahat di minggu 2 dan bulan 2 pertama setelah melahirkan, bias
mencegah depresi dan memulihkan tenaganya yang terkuras habis.
Banyak orang yang mengalami sulit tidur. Orang dewasa
butuh rata - rata 7 - 8 jam untuk tidur dan semakin sedikit waktu yang
dibutuhkan untuk tidur saat orang semakin tua. Orang yang sudah tua biasanya
membutuhkan 5 - 6 jam, sesekali begadang tidak mengganggu kecuali menyebabkan
kelelahan esok harinya. Gangguan tidur yang menetap sering diakibatkan stres,
kegelisahan, atau depresi yang membuat Anda torus capai, kesal, dan tak dapat
berkonsentrasi. Simpton atau gejala fisik seperti nyeri, masalah pernafasan dan
hot flush ( serangan rasa panas ) Juga beberapa obat dapat mengganggu tidur.
Ada beberapa hal yang dapat Anda coba lakukan untuk lebih mudah tertidur di
malam hari.
v Pergi ke tempat tidur dan
bangun di saat sama setiap hari. Bahkan jika lelah jangan tidur siang.
v Jangan makan makanan berat
kurang dart tiga jam sebelum pergi tidur. Hindari kopi, tch, minuman kola,
alkohol dan merokok. Jika Anda lapar, makan biskuit atau pisang. Minum segelas
susu hangat setengah jam sebelum tidur.
v Lakukan hal yang membantu
Anda mengatasi kesulitan tidur ( lihat tip praktis di bawah )
v Coba obat herbal yang
membuat tidur nyenyak ( lihat obat alami di bawah )
v Jika Anda merasa tegang, lakukan
latihan relaksasi ( lihat relaksasi ) beberapa saat sebelum tidur. Berendamlah
dalam air hangat. Minyak lavender
v Jangan makan makanan berat
kurang dari tiga jam sebelum pergi tidur. Hindari kopi, tch, minuman kola,
alkohol dan merokok. Jika Anda lapar, makan biskuit atau pisang. Minum segelas
susu hangat setengah jam sebelum tidur.
v Lakukan hal yang membantu
Anda mengatasi kesulitan tidur ( lihat tip praktis di bawah )
Mengelola tidur , coba tip berikut :
v Untuk Berhenti bekerja
setidaknya sejam sebelum waktu tidur dan baca buku atau dengarkan musik
menenangkan. Buat ruangan tenang, redup dan sejuk.
v Untuk Jika tak bisa
tertidur dalam 30 menit, bangun dan pergi ke ruangan lain dan baca. Jangan
menonton TV.
v Untuk Jika kepala anda
penuh dengan tugas untuk esok harinya, taruh buku catatan di samping tempat
tidur dan catat.
KEBUTUHAN DASAR PADA 1BU NIFAS
( SEKSUAL )
( SEKSUAL )
Masa setelah melahirkan
selama 6 minggu atau 40 hari, menurut orang awam merupakan masa nifas yang
penting untuk di pantau. Nifas merupakan masa pembersihan rahim, sama hal nya
seperti masa haid. Darah nifas mengandung trombosit, sel - sel degeneratif, set
– sel mati dan sel – sel endometrium sisa.
Banyak pasangan suami - istri merasa
frekuensi berhubungan intim semakin berkurang setelah memiliki anak. Ada
anggapan bahwa wanita usai persalinan kurang bergairah karena pengaruh hormon.
Beberapa bulan pertama setelah melahirkan, memang hormon pada wanita akan di
program ulang untuk menyusui dan mengasuh bayi. Waktu dan tenaga seakan tercurah
hanya untuk si kecil, sehingga sulit rasanya mencari waktu untuk berhubungan
intim.
Ibu yang baru melahirkan boleh melakukan hubungan seksual
kembali setelah 6 minggu persalinan. Batasan waktu 6 minggu didasarkan atas
pemikiran pada masa itu semua luka akibat persalinan, termasuk luka episiotomi
dan luka bekas section cesarean ( SC ) biasanya telah sembuh dengan baik. Bila
suatu persalinan di pastikan tidak ada luka atau perobekan jaringan, hubungan
seks bahkan telah boteh dilakukan 3 - 4 minggu setelah proses melahirkan itu.
Meskipun hubungan telah dilakukan setelah minggu ke - 6 adakalanya ibu - ibu tertentu
mengeluh hubungan masih terasa sakit atau nyeri meskipun telah beberapa bulan
proses persalinan. Gangguan seperti ini disebut dyspareunia atau rasa nyeri
waktu senggarna.
Pada prinsipnya, tidak
ada masalah untuk melakukan hubungan seksual setelah selesai masa nifas 40
hari. Hormon prolaktin tidak akan membuat ibu kehilangan gairah seksual.
Beragam perilaku seksual pada ibu - ibu pasca melahirkan yang menyusui, Jika
sebagian lagi merasa tidak bergairah untuk melakukan kegiatan seksual,
sedangkan sebagian lagi merasakan hasrat seksual yang tinggi. Intinya ialah
permasalahan psikologis ibu untuk melakukan hubungan seksual. Jika memang ibu
sudah tidak mengatami luka pasca persalinan, maka boleh – boleh saja.
LATIHAN ATAU SENAM NIFAS
DEFINISI SENAM NIFAS
SENAM NIFAS adalah senam yang dilakukan oleh ibu setelah persalinan, setelah keadaan
ibu normal (pulih kembali). Senam nifas merupakan latihan yang tepat untul
memulihkan kondisi tubuh ibu dan keadaan ibu secara fisiologis maupun
psikologis. Wanita yang setelah persalinan seringkali mengeluhkan bentuk
tubuhnya yang melar. Hal ini dapat dimaklumi karena merupakan akibat
membesarnya otot rahim karena pembesaran selama kehamilan dan otot perut jadi
memanjang sesuai usia kehamilan yang terus bertambah. Setelah persalinan,
otot-otot tersebut akan mengandur. Selain itu, peredaran darah dan pernafasan
belum kembali normal. Hingga untuk mengembalikan tubuh ke bentuk dan kondisi
semula salah satunya dengan melakukan senam nifas yang teratur di sarnping
anjuran-anjuran lainnya.
WAKTU UNTUK MELAKUKAN SENAM NIFAS
Senam nifas sebaiknya dilakukan dalam 24 jam setelah
persalinan, secara teratur setiap hari. Kendala yang sering ditemui adalah
tidak sedikit ibu yang setelah melakukan persalinan takut untuk melakukan
mobilisasi karena takut merasa sakit atau menambah pendarahan. Anggapan ini
tidak tepat karena 6 jam setelah persalinan normal dan 8 jam setelah persalinan
caesar, ibu sudah dianjurkan untuk melakukan mobilisasi dini. Tujuannya
mobilisasi ini agar terutama peredaran darah ibu dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya ibu dapat melakukan senam nifas.
Degan melakukan senam nifas tepat waktu, maka hasil
yang didapat pun bisa maksimal. Senam nifas tentunya dilakukan secara bertahap
hari demi hari. Bentuk latihan senam antara ibu yang habis persalinan normal
berbeda dengan caesar. Pada ibu yang mengalami persalinan caesar, beberapa jam
setelah keluar dari kamar operasi, pernafasan lah yang dilatih guna mempercepat
penyembuhan luka operasi, sementara latihan untuk mengencangkan otot perut dan
melancarkan sirkulasi darah di tungkai baru dilakukan 2-3 hari setelah ibu
dapat bangun dari tempat tidur. Sedangkan pada persalinan normal, bila keadaan
ibu cukup baik, semua gerakan senam bisa dilakukan.
Walaupun banyak
kegunaannya, tidak semua ibu setelah persalinan dapat melakukan senam nifas.
Untuk ibu-ibu yang mengalami komplikasi selama persalinan tentu tidak boleh
melakukan senam nifas. Demikian juga untuk penderita kelainan seperti jantung,
ginjal atau diabetes. Jangankan untuk melakukan senam, ibu tersebut justru
harus istirahat total sekitar 2 minggu postpartum. Sedangkan pada ibu pada
persalinan normal dan bila tidak dibatasi oleh pemasangan infus juga tanda
vital ibu (tekanan darah, suhu, nadi dan respirasi) normal, maka ibu dapat
mulai melakukan ambulasi dini seperti ke kamar mandi untuk BAK sendiri dan
senam nifas 24 jam setelah persalinan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar